Potret Kemandirian Seniman Kecapi
Namanya Syarifuddin. Lebih dikenal banyak orang dengan sebutan La Condeng. Tak begitu sulit menemukan rumah seniman kecapi yang satu ini. Hampir semua tukang ojek yang menjual jasa transportasi penghubung jalan besar menuju kampung Tollupoccoe, tempat tinggal La Condeng di Sidrap, mengenalinya dengan baik. Profesinya sebagai seniman yang lihai memainkan kecapi secara apik dan menawan. Membuat namanya berkibar dan akrab di telinga para penikmat kecapi, terutama di beberapa wilayah seperti Sidrap, Pinrang dan juga Enrekang.
Bagaimana tidak. Lihat saja berbagai aktifitas manggungnya, meskipun tak sesering dulu. Selain memenuhi berbagai undangan keluarga, petikan kecapinya belakangan ini mampu membius para pendengarnya di radio swasta Bambapuang Pinrang. Ia juga kerap diundang di acara-acara resmi pemerintah, dalam upacara festival dan kampanye tertentu. Bahkan belakangan ini ia sukses melakukan rekaman kecapi tunggal miliknya.
La Condeng memang bukan hanya lihai memainkan kecapi. Sehingga dia termasuk beberapa kecil saja seniman di Sidrap yang masih bertahan hidup sampai sekarang. Ia juga kreatif. Cerdik. Pintar menarik perhatian penonton.