Source: Pikiran Rakyat, 10 September 2007
SUMBER, (PR).-
Gerakan penolakan terhadap ruas jalan tol Cikampek-Palimanan (Cikapali) di kalangan santri dan ulama Pondok Pesantren (pontren) Babakan, Ciwaringin semakin kuat. Bila tidak, juga ada kejelasan mengenai rencana pembelahan areal pesantren oleh jalan tol. Mereka mengancam akan menggelar salat Istigasah di ruas jalan utama pantura.
“Kami terus berkonsolidasi untuk penolakan ruas tol Cikapali. Bila dalam waktu dekat tidak ada kejelasan terkait tuntutan pengalihan rute tol, kami akan kerahkan ribuan santri dan ulama menutup jalur pantura dengan salat Istigasah,” ujar Nuruzaman, aktivis muda Ponpes Babakan.
Nuruzaman didampingi sejumlah aktivis muda lain, seperti H. Syarif Abubakar Yahya, Ketua Ma’had Aly Kebudayaan dan Khaerussalim (Komunitas Seniman Santri). Ikut pula dalam gerakan penolakan itu, peneliti kebudayaan Dr. Bisri Efendi dari Desantara Institute, Depok. Read the rest of this entry »