Home » Fragmen Budaya di Media Massa » Kian Marak, Pertunjukan untuk Korban Lumpur

Kian Marak, Pertunjukan untuk Korban Lumpur

Arsip

Jawa Pos, Selasa, 21 Agt 2007

SIDOARJO – Pasar Porong Baru kian ramai pertunjukan. Penampungan pengungsi korban lumpur itu didatangi aneka elemen dari berbagai daerah yang menamakan diri Gerakan Bersama Rakyat untuk Korban Lapindo (Gebrak Lapindo). Gabungan elemen itu akan mengadakan serangkaian pertunjukan sebagai kepedulian kepada korban lumpur.

Ada pertunjukan barongsai, musik indie, ludruk, musik al banjari, wayang kulit, sampai lawak. Menurut Inung, koordinator aksi, kegiatan tersebut merupakan ungkapan rasa solidaritas untuk warga korban yang masih berada di pengungsian. “Aksi ini kami selenggarakan selama empat hari sebagai bentuk rasa kebersamaan kami dalam merasakan penderitaan warga di pengungsian,” kata Inung kemarin (20/8).

Dia berharap dengan adanya acara itu, masyarakat bisa terhibur dan kembali memiliki semangat untuk hidup ke arah yang lebih baik. “Setidaknya, ada hal yang bisa membangkitkan mereka dari keterpurukan saat ini,” ujarnya. (riq)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Pengunjung

  • 170,459 hits

Kalender

August 2007
M T W T F S S
« Jul   Sep »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

“Quotation”

"Invented traditions have significant social and political functions... The intention to use, indeed often to invent, them for manipulation is evident; both appear in politics, the first mainly (in capitalist societies) in business." (Eric Hobsbawm, The Invention of Tradition, 1996)

Peta Pengunjung

Top Clicks

  • None
%d bloggers like this: