Home » Fragmen Budaya di Media Massa » Warga NU Sesalkan Penyerangan Naqsabandiyah

Warga NU Sesalkan Penyerangan Naqsabandiyah

Arsip

Source: Harian Fajar, 20 Nov 2007

MAKASSAR– Sebagian warga Nahdhatul Ulama (NU) menyayangkan tindak penyerangan terhadap kelompok tarekat Naqsabandiyah di Bulukumba beberapa waktu lalu. Warga NU dimaksud, seperti Lakpesdam-NU Makassar, Aliansi Muda Nahdhatul Ulama (AMNU) Sulsel, dan KMNU Sulsel.Mereka menyayangkan tindakan anarkis hingga melukai beberapa pengikut aliran sekaligus merusak rumah yang biasa dijadikan tempat berzikir. Warga NU itu menilai tindakan penyerangan tidak bisa dibiarkan.

“Menyesalkan sikap beberapa kelompok masyarakat yang dengan mudah menyatakan dan memberi stigma “sesat” terhadap praktik kebergamaan dalam masyarakat, khususnya yang menimpa kelompok tarekat naqsabandiyah,” sebutnya dalam siaran persn yang diterima redaksi, malam tadi.

Selain warga NU, beberapa kelompok lain, di antaranya Lembaga Advokasi dan Pendidikan Anak Rakyat (LAPAR) Makassar, Lembaga Kajian Pengembangan Masyarakat dan Pesantren (LKPMP), Yayasan Citra Mandiri Indonesia (YCMI), Ikatan Mahasiswa DDI (IMDI) Sulsel, dan Jaringan Muda Anti Diskriminasi (JIMAD) Sulsel ikut mengecam tindakan tersebut. Mereka juga menuntut aparat bersikap netral dalam penyelesaian kasus tersebut.

Dalam siaran persnya, mereka sempat menyinggung soal kebebasan berpendapat. Menurut mereka, kebebasan berpikir, menjalankan dan mempraktikkan sebuah keyakinan di negeri ini, khususnya di Sulsel, termasuk Bulukumba ternoda lagi.

Padahal, masih menurut siaraan pers tersebut, kebebasan itu telah diatur dalam UUD 1945 pasal 281 ayat 1.

Bukan hanya UUD 1945 yang dianggap telah dilanggar. Kovenan Sipil Politik pasal 18 sangat juga jelas memberikan hak dan kebebasan setiap manusia untuk berpikir, berkeyakinan, dan beragama. Begitu pula dengan Duham pasal 18. (m03).


5 Comments

  1. zat says:

    kalau tarekat naqsabandiyah mereka anggap sesat, mereka sendiri apa!!!!!!!!!memang Allah telah membutakan hatinya…sehingga kelakuan mereka seperti binatang……..itukah yang mereka ( perusak )sebut sebagai Islam sejati, yang membawa keberkahan dimuka bumi …..tidak malukah mereka dengan kelakuannya sendiri………..tertawalah musuh Islam yang sesungguhnya karena kau berhasil menghancurkan Umat Islam dengan tangan mereka sendiri………..dasar bodoh

  2. hadi sobari says:

    Islam sebagai agama rahmatan lil alamin tidak terbukti dengan sendirinya, kecuali ummat islam itu sendiri yang berusaha menjadikan islam itu sebagai agama rahmatan lil alamin yaitu dengan menunjukan perilaku, sikap, dan perbuatan yang tidak bertentangan dengan nilai nilai islam. Ummat islam harus tunjukkan itu………

  3. TOPAN says:

    dasar manusia-manusia bodoh, tidak tahu apapun tentang tarekat naqsabandiyah, tapi sudah mencap kalau ajaran tersebut sesat, yang kalian pikir keislaman kalian itu sudah benar, sesungguhnyanya kalian yang menyeranglah itu yang sesat, dasar sungguh manusia yang malang yang tidak mau belajar…

  4. gugid says:

    Nahdlatul Ulama (NU) adalah pengikut Ahlussunnah Waljamaah tertua di Indonesia, mendasarkan faham keagamaannya kepada sumber ajaran Islam: Al-Qur’an, As-Sunnah, Al-Ijma’ dan Al-Qiyas. Bagi NU Islam adalah agama yang fithri yang bersifat menyempurnakan segala kebaikan yang sudah dimiliki oleh manusia dan menumbuhkan sikap kemasyarakatan yang telah dicontohkan Rosulullah SAW dan para pengikutnya, yang menjunjung tinggi keadilan dan kebersamaan, bijaksana, serta berjuang untuk amar ma’ruf nahi munkar Hal tersebut tercermin dalam perilaku anggota dan pengurusnya yang menjunjung tinggi nilai-nilai maupun norma-norma ajaran Islam dan bersilaturahimi untuk dakwah Islam serta berusaha terus-menerus membina hubungan dan komunikasi Kalau sekarang banyak permasalahan di masyarakat bukan berarti NU tidak berusaha menjadi solusi, hal itu karena NU belum dibaiat masyarakat untuk menjadi kekhilafahan untuk itu sudah waktunya umat Islam Indonesia memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada kyai-kayai NU agar memproklamirkan beridirinya Khilafah Islam..Mari dukung NU untuk menegakkan kembali khilafah Islamiyyah.

  5. peyek says:

    heran! begitu kerdilnya pemahaman tentang agama!
    padahal surga dan neraka tak satupun yang tahu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Pengunjung

  • 170,489 hits

Kalender

November 2007
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

“Quotation”

"Invented traditions have significant social and political functions... The intention to use, indeed often to invent, them for manipulation is evident; both appear in politics, the first mainly (in capitalist societies) in business." (Eric Hobsbawm, The Invention of Tradition, 1996)

Peta Pengunjung

Top Clicks

  • None
%d bloggers like this: