Home » Fragmen Budaya di Media Massa » Warga Serang Kelompok Tarekat Naqsabandiyah

Warga Serang Kelompok Tarekat Naqsabandiyah

Arsip

Source: Harian FAJAR, 19 Nov 2007

Pimpinan Tarekat Terluka

BULUKUMBA — Ratusan warga Tana Beru Kecamatan Bontobahari, menyerang sebuah rumah yang diyakini sebagai tempat ibadah Tarekat Naqsabandiyah, di Kelurahan Sapolohe, Sabtu malam pukul 22.30 Wita.Akibatnya, rumah permanen itu hancur rata dengan tanah setelah diamuk massa menggunakan batu dan senjata tajam lainnya.

Sekitar 60-an jemaah pengikut tarekat dari beberapa kecamatan terdekat yang sedang melakukan zikir terpaksa dievakuasi ke kantor Polsek Bontobahari.

Akibat diserang warga, pimpinan tarekat Naqsabandiyah di Bulukumba, Andi Muhammad Ridwan, terluka di bagian mata. Warga bertindak brutal lantaran merasa resah dengan kehadiran aliran yang dianggap menyimpang dari agama Islam itu. Untuk mengamankan situasi, puluhan aparat Polres Bulukumba dipimpin Wakil Kepala Polres Bulukumba, Kompol Teguh Aswardie, turun ke lokasi.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, aktivitas jemaah ini sudah berlangsung selama lima pekan. Tiap malam minggu, mereka mengadakan kegiatan di rumah milik H Abdul Rahman Baliade. Saat melakukan zikir mereka tertutup dari masyarakat. Jemaah ini juga sudah mendirikan yayasan bernama Prof DR H Syaidi Syech H Kadirun Yahya.

Hingga kemarin, sejumlah pengikut tarekat ini, termasuk Muhammad Ridwan dan Rahman, masih menjalani pemeriksaan secara insentif di Polres Bulukumba. Turut diamankan barang bukti berupa buku-buku kitab tarekat dan sebuah gong kecil.

Kepala Kelurahan Sapolohe, Sapri, mengatakan, tarekat tersebut sudah beroperasi sejak dua pekan terakhir dan tidak mempunyai izin beroperasi. Warga sempat bertanya-tanya dengan kehadiran jemaah ini karena sifatnya tidak lazim.

Menurut Sapri, tarekat tersebut sudah menyimpang dari agama Islam. Untuk ikut dalam tarekat ini, diwajibkan mendaftar sebagai anggota. “Kita juga heran, ibadahnya dilakukan setiap malam minggu. Aksi warga ini tidak bisa lagi dikendalikan karena sifatnya spontanitas,” kata dia.

Kasat Reserse dan Kriminal Polres Bulukumba, AKP Jawaluddin, mengatakan, untuk memastikan apakah tarekat ini sesat atau tidak akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait.

Sementara, Kepala Kantor Departemen Agama Bulukumba, Syafruddin, mengatakan, sampai saat ini belum ada fatwa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang keberadaan tarekat ini. Jika ada masyarakat yang memprotes tentang tarekat ini, akan dilakukan pengkajian. “Kita masih melakukan pengkajian. Belum ada fatwa resmi,” katanya. (adn)


27 Comments

  1. taufik says:

    aku alumni al rosyid yg dulu jualan koran,masih inget nga? aku dikasih tau syaifurrohman kalo ente punya blog sendiri,udah punya anak berapa ?minta no Hp ya

  2. Assalafiyin says:

    PANDANGAN ULAMA SALAF TENTANG ILMU TARIKAT

    1. Imam Abu Hanifah RA (wafat 150H)

    Seorang ahli fikir Hanafi, al-Hasfaki penulis kitab al-Durr al-Mukhtar telah mengutip :
    Bahwa Abu Ali ad-Daqqaq RA berkata ” Saya telah mengambil tareqat ini dari Abu Al-Qasim an Nasr Abadi”, beliau berkata “saya mengambilnya dari as-Syibili, dari as-Saqathi, dari Ma’ruf al-Kharjki, dari Daud ath-Tho’i dan beliau mengambil ilmu sekaligus tareqat dari Imam Abu Hanifah RA. Setiap dari mereka memuji da mengakui keutamaan Imam Abu HAnifah RA “.

    Imam Abnu Abidin berkata dalam Hasyiahnya tentang Imam Abu HAnifah RA ” Beliau adalah seorang tokoh dalam bidang ini, karena asas ilmu hakikat adalah ilmu, amal dan pembersihan jiwa, ulama salaf telah melukiskan demikian”.

    2. Imam Malik RA (wafat 179H)

    Imam Malik RA berkata ” Barangsiapa yang memahami fiqih tanpa bertasawuf maka fasiq, dan barangsiapa yang bertasawuf tanpa memahami fiqih maka zindiq, dan barangsiapa yang menghimpunkan antara keduanya berarti dia telah merealisasikan kebenaran”.

    3. Imam Syafi’e RA (wafat 204H)

    Berkata Imam Syafi’e ” Aku cinta kepada dunia kalian itu(dunia sufi) tiga . Tidak berlebih-lebihan, bergaul dengan orang yang lemah lembut dan meneladani cara tokoh-tokoh tasawuf ”

    4. Imam Ahmad Bin Hambal RA (wafat 241H)

    Imam Ahmad RA berkata tentang kaum sufi ” Aku tidak mengetahui orang yang lebih utama dari mereka”, lalu ditanyakan oleh mereka yang lain ” Mereka itu melantunkan nasyid kemudian saling hanyut diri”, Imam Ahmad menjawab ” Biarkan mereka bergembira sesaat bersama Allah SWT”.

  3. USTADZ NU says:

    Memang kamu sayyid???? jangan-jangan Sayid jadi-jadian. Pengikut tareka Kadirun Yahya rata-rato goblog dan dungu. Mereka mengatakan sbb:

    1. Wali songo hanya bualan org Jawa, ayah guru lebih sakti.
    2. Ayah itu Imam Mahdi
    3. Tidak ada keturunan Rasulullah SAW

    Perlu dicatat: TIDAK ADA SATUPUN ORANG ARAB YANG MAU MASUK TAREKA MEREKA. HAL YANG SANGAT BERBEDA DENGAN TAREKAT LAIN.

    Anda terlalu gegabah melontarkan kata2 ini naudzubillah, bahkan sebagian besar pengikut tarekat yg anda benci ini dari golongan orang2 terpelajar Preffesor2, Doktor2, Jendral bintang 4, 3, dosen2 perguruan tinggi dan dari golongan ahlul bait khususnya AL KAFF sy melihat sendiri, hati2 saudara krn setiap perkataan mengandung resiko di dunia dan akhirat

  4. tauhid says:

    kenapa kommen yg anti tarekat di delete???
    kl gk bisa fair…jgn buka blog lah…mendingan buka warung pecel lele aja…..

  5. taufik says:

    orang yang mengatakan tarekat itu sesat pasti ilmunya masih cetek, dangkal, dan tubuhnya masih dipenuhi oleh setan, mohonlah ampun kepada yang maha kuasa, amin

  6. zat says:

    saya berkeyakinan, yang menyerang kelompok tarekat tersebut belum tentu menjalankan syariat Islam. mereka membenarkan diri sendiri aja. sholat lima waktu aja belum tentu mereka kerjakan. bagaimana mereka bisa mengklaim tarekat sesat. masukan bagi mereka ( penyerang ) yg kebetulan membaca. Intropeksi………….sudah benarkah Islam Saya….atau hanya sekedar ikutan belaka!!!!!!!!!!!!!!!

  7. hakimi says:

    Konon kabarnya di Amerika sana…mau beragama apa saja, mau menyembah dengan cara bagaimana,…silakan…yang penting tidak mengganggu ketertiban umum…nah di negara kita ini …oh ….

  8. Akhmad H says:

    jadi orang kok sukanya merasa terganggu, khan baru merasa tergganggu tidak diganggu, lha kok bisa sewot. padahal semua orang yang dalam pandangan kita tidak sesuai keinginan, pasti kita juga merasa tergganggu, padahal mereka tidak mengganggu kita. memang dunia kebebasan dan menang-menangan, sok paling benar-padahal kita tak paham kebenaran-menjadi pembenar buat kita bertindak sekehendak kita, dengan menafikan aturan2 yang benar,termasuk anarkisme. inilah penyakit yang sedang menggeroggoti masyarakat indonesia………….
    semoga bangsa indonesia mendapatkan pencerahan dari Allah Swt tuhan semesta alam.

  9. ismail says:

    tarekat itu indah

  10. arief says:

    manusia skrg sudah lupa dgn tujuan hidupnya, skrg masnusia lebih mementingkat duniawi dari pada akhirat. org islam sendiri sudah tdk bisa disebut islam (sebagian besar)krn lebih mementingkan pribadi dan golongannya.
    kembalilah kepada tujuan utama hidup dan perintah Allah kpd kita di dunia “tidak aku ciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah”. umat islam (sebagian besar) selama ini hanya meniru perbuatan orang beriman. dan tidak pernah berupaya untuk menjadi orang beriman.

  11. mas tampan says:

    Sesat atau tidaklah suatu aliran, mari kita dengan hati bersih untuk kembali semua ke ajaran Islam sesuai dengan Al Quran dan Sunnah Rosul.Itu adalah jalan yang lurus, jauh dari praktek-praktek bidah, maksiat dan syirik.

  12. joko says:

    Setiap yang hak pasti akan terbukti kebenarnnya begitupun sebaliknya,Jangan pernah berkata sesat, murtad,musrik dll pada orang/suatu golongan. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam memperingatkan serta mengancam orang-orang yang megkafirkan orang muslim (tanpa ilmu), beliau bersabda.
    “Artinya : Barangsiapa yang berkata kepada saudaranya (se agama) : Wahai kafir, maka pengkafiran ini akan kembali kepada salah satu dari keduanya, jika dia benar dalam pengkafirannya (maka tidak mengapa), tapi jika tidak maka ucapan itu akan kembali kepadanya” [HR Al-Bukhari : 6104 dan dalam riwayat lain Imam Muslim : 111 ‘Apabila seseorang mengkafirkan saudaranya muslim …]
    ALLAH SWT Berfirman yang artinnya:
    Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kaum (pria)
    mengolok-olokkan kaum yang lain, karena boleh jadi
    mereka (yang diolok-olokkan) itu lebih baik daripada
    mereka (yang mengolok-oLokkan); dan jangan pula
    wanita-wanita (mengolok-olokkan) wanita-wanita yang
    lain, karena boleh jadi wanita-wanita yang
    diperolok-olokkan lebih baik dan mereka (yang
    memperolok-olokkan), dan janganlah kamu mencela dirimu
    sendiri, dan janganlah kamu panggil-memanggil dengan
    gelar-gelar yang buruk. Sejelek-jeleknya panggilan
    adalah (sebutan) yang buruk sesudah iman. Barangsiapa
    tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang
    zalim (QS Al-Hujurat [49]: 11).

    Selanjutnya ayat di atas memerintahkan orang Mukmin untuk
    menghindari prasangka buruk, tidak mencari-cari kesalahan
    orang lain, serta menggunjing, yang diibaratkan oleh Al-Quran
    seperti memakan daging-saudara sendiri yang telah meninggal
    dunia (QS Al-Hujurat [49]: 12).

    “Tolong orang/golongan yang mengatakan TAREKAT itu sesat pelajirah islam secara KAFFAH,Jangan mengatakan cabe itu pedas sebelum kamu pernah memakannnya terimakasih”

    wassalam

  13. Kh. Nur Hasan says:

    Assalamu”alaikum,

    Betapa kebanyakan manusia yang mengaku islam dan beribadah kepada ALLAH SWT merasa dirinya sudah bersih dan benar sendiri, padahal tidak pernah intropeksi, sudah betulkah istinjaknya, sudah betulkah adabnya, sudah takluk kah hawa nafsunya. Sungguuh dengan bertassauf melalui jalan Thariqat Naqsyabandiyah hati menjadi Muthma’inah.
    siapa yang benci pulang kepada ALLAH.

  14. Aliyyah says:

    syayid syahriansyah said
    21 September 2008 at 10:05 am

    aku bersaksi tiada tuhan selain ALLAH dan aku bersaksi Muhammad utusan ALLAH syayidi syekh kadirun yahya muhammad amin QS menurut kami adalah ahlus sunnah waljama’ah, karena tareqat yang benar kata beliau tareqat naqsabandiyah khalidiyah yg dibawa oleh beliau berdiri diatas syariat( berdasarkan al Qur’an;al Hadist;dll yg dibenarkan hukum islam)
    ———————–

    Memang kamu sayyid???? jangan-jangan Sayid jadi-jadian. Pengikut tareka Kadirun Yahya rata-rato goblog dan dungu. Mereka mengatakan sbb:

    1. Wali songo hanya bualan org Jawa, ayah guru lebih sakti.
    2. Ayah itu Imam Mahdi
    3. Tidak ada keturunan Rasulullah SAW

    Perlu dicatat: TIDAK ADA SATUPUN ORANG ARAB YANG MAU MASUK TAREKA MEREKA. HAL YANG SANGAT BERBEDA DENGAN TAREKAT LAIN.

  15. Surya Ningsih chaniago says:

    Assalamualaikum

    saya tidak setuju, kalau tarekat dikatakan adslah ajaran sesat. karena tarekat ini adlah sesuai dengan syariat islam, saya sendiri adalah anggoa tarekat,selama saya mengikui tarekat ini betapa hati saya selalu berzikir kepada Allah,ketentraman yang saya dapat,hati saya teduh.dan saya merasakan kehadiran Allah disaat saya berzikir pada Allah.

    Batapa bodohnya manusia pa bila memungkiri ajaran yang benar ini.
    semoga ajaran tarekat naqsabandiyah ini dapat mengajarkan umat dari kegelapan.
    amin…

  16. anwar says:

    Masyaallah…..sekeji itu kah makhluk yang namanya manusia sekarang…..bukankah manusia makhluk tuhan yg paling mulia….tentunya segala perbuatan pun harusnya mulia………ALLAH hu AKBAR….alasan membela agama tuhan hanya dipakai kedok belaka…..ingatlah tuhan sudah maha besar jadi jangan mengecilkan kebesaran tuhan……hanya ALLAH yang punya hak mengadili hambanya……

  17. syayid syahriansyah says:

    aku bersaksi tiada tuhan selain ALLAH dan aku bersaksi Muhammad utusan ALLAH syayidi syekh kadirun yahya muhammad amin QS menurut kami adalah ahlus sunnah waljama’ah, karena tareqat yang benar kata beliau tareqat naqsabandiyah khalidiyah yg dibawa oleh beliau berdiri diatas syariat( berdasarkan al Qur’an;al Hadist;dll yg dibenarkan hukum islam)

  18. samsul says:

    Memang orang orang Wahabi (Salafi dan kroco-kroconya) suka sesat mensesatkan yang diluar golongannya. Hal itu sudah biasa, bahkan kalau bisa mereka mengkafirkan orang yang tidak sepaham dengannya. Wajar aja kalau di daerah Bulukumba peninggalan ajaran Wahabi lama (penyebarnya Tuanku Imam Bonjol cs) suka menghancurkan kepercayaan lain yang diluar golongannya

  19. samsul says:

    sedihnya melihat kondisi islam sekarang ini. mudah sesat menyesatkan dan saling menyalahkan. Pernahkah nabi mengajarkan demikian???
    Ya Begitulah kita ini sekarang sedikit ilmu sampai begitu mudahnya mencap sesat orang lain. Siapa yang semakin banyak ilmunya tetapi semakin jauh dari Allah adalah orang yang akan disesatkan Allah. Berapa banyak Buku atau kitab yang sudah kita pelajari????
    apakah dengan membaca kitab tersebut kita semakin dekat dengan Tuhan????????????????
    Jangankan dapat merasakan kehadiran Tuhan dalam ibadah kita, yang kita repotkan malah dimanakah Tuhan berada…

  20. mahmudi says:

    orang goblok dan najis yang tak tahu ttg toriqot sebaiknya belajar dulu ttg islam secara dalam jelas xx itu ajaran rosul kok ditentang yang bersyari’at itu yg akan sesat gak sampai tujuan.sdg utk mencapai kpd sang khalik harus melalui tahapan syari’at,thoriqot,hakekat dan ma’rifat.dasar orang xx bodoh dan bar barseenaknya menyerang orang.

  21. Abdullah says:

    Bagi yang ingin tau tentang tarekat naqsyabandiyah coba buka situs ini:
    1. http://swaramuslim.com/ebook/html/016/index.htm
    2.http://www.e-fatwa.gov.my/jakim/keputusan_view.asp?keyID=111
    3.http://swaramuslim.net/ebook/comments.php?id=2132_0_11_0_C
    baca baru komentar……………

  22. Doel Jakiyo says:

    Kenapa akhir-akhir ini sering sekali banyak orang yang memposisikan diri seperti Malaikat dengan melakukan justifikasi sesatnya suatu peribadatan, seharusnya dilakukan komunikasi dan klarifikasi dengan Jamaah Tarekat tentang inti peribadatannya. Karena ilmu yang manusia hanya ibarat setetes air dari Samudera ilmu dari Tuhan.

  23. wisnu budiaji says:

    hati-hati sekali dalam menggunakan kata sesat. bahkan Allah sendiri menuduh orang yang mengatakan saudaranya sesat, dia sendirilah yang sebenarnya sesat. tidak semua tarekat adalah sesat. bagaimana wajah islam sekarang ini? buruk gara-gara tingkah laku sebagian orang yang meengaku Islam tapi menunjukkan kerasanya hati dengan tindakan yang anarkis.

  24. setuju. tarekat belum tentu sesat…masyarakat sudah terkooptasi dan termakan isu aliran2 sesat tanpa klarifikasi akar sejarah maupun klarifikasi sosiologis…

    http://ajidedim.wordpress.com

  25. hujanreda says:

    sedih banget ya kenapa orang2 sekarang mudah menyerang orang2 lain yang mereka curigai menyimpang. sedikit2 mencap sesat, bukannya klarifikasi/ tabayun.
    tarekat sesat? ini lagi.
    repot kalo dianugerahi otak tapi memilih pake pantat.

    • rudy says:

      Rasulullah bersabda : ” SEMUA AMALAN YG TIDAK KAMI CONTOH
      KAN(membuat amalan baru), tdk
      diterima…
      “SEMUA YG MENGADA2 DLM IBADAH
      ADALAH BID AH….
      SEMUA BIDAH ADALAH SESAT…….
      SEMUA YG SESAT …TEMPATNYA DI

      ( Islam Agama yg sudah sempurna….membuat amalan yg tdk dicontohkan Nabi saw, adalah bidah, dan merasa LEBIH PINTAR DARI NABI SAW, KL I JUTA ORANG BUAT AMALAN BARU, JADI APA ISLAM KITA INI NANTINYA….AYO SAUDARAKU…MARI IKUTI YG ORIGINAL iSLAM, BKN YG FULL ACCECORIES, EMG MOBIL….????

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Pengunjung

  • 170,489 hits

Kalender

November 2007
M T W T F S S
« Oct   Dec »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

“Quotation”

"Invented traditions have significant social and political functions... The intention to use, indeed often to invent, them for manipulation is evident; both appear in politics, the first mainly (in capitalist societies) in business." (Eric Hobsbawm, The Invention of Tradition, 1996)

Peta Pengunjung

Top Clicks

  • None
%d bloggers like this: